Sport

Duel Ulang Lerena vs Merhy Siap Panaskan Ring Belgia

Pertarungan itu bukan sekadar mempertahankan gelar, tetapi juga pertandingan ulang yang sarat dengan sejarah pribadi

Jakarta (KABARIN) - World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara dunia kelas bridger (101,6 kg) Kevin Lerena kembali menghadapi Ryad Merhy untuk mempertahankan gelar juara pada 30 Mei mendatang di Charleroi, Belgia.

"Pertarungan itu bukan sekadar mempertahankan gelar, tetapi juga pertandingan ulang yang sarat dengan sejarah pribadi," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Kedua petinju itu pertama kali bertemu pada Mei 2023 di Afrika Selatan, ketika Lerena yang naik ring sebagai petarung tuan rumah meraih kemenangan mutlak melalui keputusan juri atas Merhy.

Pada pertemuan pertama mereka, Lerena belum memegang sabuk juara dunia. Petinju Afrika Selatan itu baru meraih gelar juara dunia kelas bridger WBC pada Oktober 2024.

Lerena memperoleh sabuk tersebut setelah juara sebelumnya, Lawrence Okolie, memutuskan mengosongkan gelar untuk naik ke divisi kelas berat. Karena saat itu Lerena berstatus juara sementara (interim), WBC kemudian mempromosikannya menjadi juara dunia penuh di divisi bridgerweight.

Kini, takdir mempertemukan mereka sekali lagi sebagian momentum pembuktian kemampuan di panggung dunia, tetapi kali ini di tanah Eropa dengan sabuk Green and Gold Bridgerweight sebagai taruhannya.

Lerena yang memiliki rekor 31 kemenangan (15 KO) dan empat kekalahan akan memasuki pertarungan ini dengan misi untuk mengukuhkan posisinya di kelas bridger. Dia juga bertekad mempertahankan sabuk juara dunia yang kini berada di tangannya.

Sang juara yang dikenal karena teknik, ketangguhan, dan daya tahannya itu ingin membuktikan bahwa dominasinya atas Merhy pada pertemuan pertama bukanlah kebetulan. Kemenangan kedua atas lawan yang sama akan semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut.

Sementara itu, Merhy yang merupakan penantang peringkat satu WBC saat ini termotivasi oleh kesempatan untuk bertarung di hadapan pendukungnya sendiri.

Merhy akan naik ring dengan catatan tiga kemenangan beruntun yang mengangkat namanya ke puncak peringkat dunia. Petinju Belgia itu memiliki rekor 35 kemenangan (29 KO) dan tiga kekalahan, yang menunjukkan pengalaman dan daya pukul yang berbahaya.

Laga ulang melawan Lerena menjadi kesempatan bagi Merhy untuk menebus kekalahan sebelumnya sekaligus meraih gelar juara dunia di depan para penggemarnya di Charleroi.

WBC menambahkan, pertarungan itu menjanjikan malam bersejarah bagi tinju Belgia serta menegaskan kembali komitmen organisasi tersebut untuk menghadirkan pertarungan kejuaraan dunia ke berbagai penjuru dunia.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: